Dibuat oleh developer yang lelah membuat aplikasi yang sama berulang kali.

Cerita di balik Oh My School dan mengapa kami memutuskan untuk membuat mesin pencarian data siswa yang dinamis ini menjadi open-source.

Masalah: Skrip yang Tersebar

Selama bertahun-tahun, setiap kali hari kelulusan tiba, atau hasil ujian perlu dipublikasikan, administrator IT di sekolah akan menulis skrip PHP yang baru. Mereka akan melakukan hardcode pada koneksi database, kolom tabel, dan logika pencarian.

Semester berikutnya, ketika mereka membutuhkan portal penerimaan siswa baru? Mereka akan menyalin, menempelkan, dan memodifikasi kode lama tersebut. Hal ini menyebabkan mimpi buruk berupa repositori yang terduplikasi, kode spaghetti yang tidak terawat, dan proses yang sangat lambat hanya untuk menampilkan data tabel sederhana.

Solusi: Mesin Dinamis

Kami menyadari bahwa pada dasarnya, semua use case ini adalah hal yang sama: Sebuah antarmuka aman dan siap-baca (read-only) yang menanyakan kumpulan data tertentu berdasarkan pengenal unik.

Oleh karena itu, kami membangun Oh My School. Alih-alih menulis kode baru untuk setiap layanan, Anda cukup menentukan kolom data Anda di panel admin, mengunggah file Excel, dan mesin ini secara otomatis menghasilkan portal pencarian, menangani pengindeksan, serta mengatur pembatasan akses (rate-limiting).

Kami menjadikannya open-source karena kami percaya setiap sekolah harus memiliki akses ke infrastruktur digital yang andal, aman, dan indah tanpa harus membayar biaya lisensi perusahaan yang mahal.